Nainggolan Ingin Segera Debut Bersama Chelsea

Nainggolan-Ingin-Segera-Debut-Bersama-Chelsea

Nainggolan Tidak Sabar Untuk Bermain Bersama Chelsea

Pemain yang berposisi gelandang yaitu Radja Nainggolan yang dterdengar kabar bahwa dirinya diinginkan beberapa klub besar, tetapi hal itu langsung dibantah oleh Walter Sabatini selaku direktur Roma, terkait bahwa pihak klub Chelsea yang berminat untuk datangkan sang punggawa.

Sabatini yang telah mengatakan pada salah satu media dan mendapatkan pertanyaan apa berita itu benar-benar Antonio Conte berkeinginan untuk jasa Nainggolan sebagai pilihan utama pertamanya di Stamford Bridge.

“Saya tidak mengetahui hal itu, dan saya pun juga tidak melakukan pembahasan kepada Conte. Nainggolan merupakan sosok gelandang yang serba bisa, dia sangat cocok di semua posisi dalam permainan yang membuatnya banyak klub yang mengingikan dirinya,” ujar Sabatini pada wartawan.

“Dia mampu membuktikan sebuah posisi yang baru di bawah kepelatihan Luciano Spalletti, dimana itu akan memberikan sebuah perubahan, akan tetapi dia lebih sering bermain di posisi yang lebih menyerang.”

Pemain beradarah Belgia itu musim ini sudah tercatat membela tim ibutokta Italia yaitu AS Roma dengan torehan 30 kali bertanding dan berhasil mencetak lima gol untuk timnya.

Conte Berkeinginan Untuk Mendatangkan Nainggolan

Klub asal london yaitu Chelsea yang santer terdengar telah mencapai kesepakatan untuk dapat mendatangkan Radja Nainggolan untuk bermain di Stamford Bridge pada musim mendatang. Pemain milik AS Roma itu akan segera menandatangani kontrak dengan berdurasi hingga lima tahun, yang harus dikeluarkan dengan nilai transfer sebesar 28 juta poundstering.

Pemain kebangsaan Belgia yang berdarah Batak tersebut memang sudah sering dihubungkan dengan Chelsea setelah Antonio Conte akan menjabat sebagai pelati untuk dengan tim yang berjuluk The Blues itu. Pelatih asal Italia itu memang tengah menggadang-gadang untuk menggantikan bangku kepelatihan Guus Hiddink yang selama ini pihak Chelsea tidak berhasil membuktikan kemampuannya untuk membimbing salah satu tim raksasa Inggris saat ini.

Conte sendiri yang begitu berkeinginan untuk mendapatkan Nainggolan sejak ia masih melatih Juventus. Dimana dirinya dipastikan sebagai pelatih baru Chelsea, Conte pun langsung meminta kepada pihak klub untuk segera mendatangkan Nainggolan untuk perkuat tim asuhannya musim depan nanti.

Direktur AS Roma yaotu Walter Sabatini pada awal April sudah berada di Chelsea untuk melakukan dokumen penjualan Nainggolan. Chelsea sendiri pun diyakini tidak lama lagi akan segera meresmikan Nainggolan sebagai pembelian pertama di bursa transfer musim panas mendatang.

Selain itu, untuk mendatangkan Nainggolan, Antonio Conte pun juga mengatakan ketertarikan untuk membawa pemain tim asal ibkutota Italia yaitu AS Roma yang lainnya, seperti Kostas Manolas. Ia pun memiliki rencana yang akan membawa Arturo Vidal dan Leonardo Bonucci yang pernah bekerjasama semasa dirinya bersama Juventus.

Riyad Mahrez Tidak Ingin di Liga Perancis

Riyad-Mahrez-Tidak-Ingin-Pulang-Kampung

Riyad Mahrez Tidak ada Niatan Untuk Bermain di Perancis

Pemain terbaik di Leicester City, Riyad Mahrez menyatakan bahwa dirinya tidak ada niatan untuk kembali bermain di Perancis, karena ia merasa lebih bahagia di Inggris.

Pemain yang sudah menginjak usia 25 tahun tersebut yang sebelumnya telaj mendapatkan gelar Pemain Terbaik PFA di Musim ini, yang mana ia bermain bersama Leicester dari Le Havre pada tahun 2014 lalu, penampilannya yang menjadikan pemain kunci di balik bersinarnya The Foxes yang dilatih oleh pelatih Claudio Ranieri.

Mahrez yang berkeinginan untuk melanjutkan kariernya di Inggris.

“Saya tidak mengatakan tidak ada yang mungkin,” ungkap Mahrez saat ditanya kembali ke Perancis.

“tapi yang sebenarnya saya tidak terlalu suka untuk bermain di Perancis. Dan tidak ada niatan bagi saya kembali ke Perancis. Perancis bukanlah tempat bagi saya, karena saya lebih senang Inggris.”

Mahrez, yang sempat dirumorkan dengan Olympique Marseille dan Paris Saint-Germain ketika dirinya masih membela Le Havre.

Dimana saat itu PSG adalah klub yang terkuat di sepakbola Eropa.

“PSG yang sudah menjadi klub yang besar. Dan mereka memiliki pemain yang hebat dan klub itu merencanakan untuk bentuk proyek yang besar. Saya menyukai Marseille ketika saya masih kecil dulu. Bahkan sampai hari ini, Paris tidak pernah bisa saya tertarik, padahal saya tinggal disana, tapi saya tidak ada niatan untuk pulang kesana.

Mahrez Umbar Rahasia kesuksesannya Di Musim Ini

Penyerang Leicester City yaitu Riyad Mahrez telah mengumbar rahasia kesuksesannya kalau kelahiran putrinya yang memberikan semangat dan menunjukkan permainannya dengan sangat baik.

Pemain asal Aljazair itu telah melontarkan pernyataannya, dimana tahun lalu punggawa yang pernah memperkuat Le Havre kini menjadi seorang ayah.

Kegembiraan pemain yang sudah berusia 25 tahun tersebut, karena dia bisa bertemu dengan anak tercintanya selama sepekan penuh setelah mengikutik sesi latihan tim ataupun sehabis laga.

Sehingga seperti apa yang ditulis saat ini, sejak di awal musim lalu peforma di turnamen Liga Inggris bermain dengan sangat baik dan terus memberikan penampilan yang sangat luar biasa di lapangan dengan memberikan gol ke gawang lawan di setiap laga yang di jalaninya yang dilatih oleh Claudio Ranieri.

Atas penampilannya tersebut, kini tim yang dijuluki The Foxes saat ini sebagai favorit gelar juara musim ini yang dimana dari tujuh pertandingan terakhirnya belum mendapatkan kekalahan, termasuk sukses membungkam Swansea City di laga yang terbilang penting dengan torehan 4-0 dan Mahrez pun juga telah meraih gelar penghargaan Player of the Year (PFA).

Dan selain membeberkan rahasianya, sang punggawa pun telah mengakui jika dia senang dengan rekan satu timnya sekarang ini yang ingin terus berjuang di akhir musim ini.

“Ini adalah tujuan yang kami inginkan, dan kami terus berjuang,”

“Saya belum pernah mendapatkan sesuatu seperti saat ini di dalam hidup saya.

Allegri: Mandzukic Pemain Yang Hebat

Allegri-Mandzukic-Pemain-Yang-Hebat

Allegri Melihat Mandzukic Memiliki Keistimewaan

Pelatih yang menangani Juventus selama dua musim yaitu Massimiliano Allegri mengatakan bahwa pemain yang berposisi penyerang itu memiliki kemampuan yang tersembunyi dari Mario Madzukic.

Tim besutan Allegri berhasil menumbangkan Fiorentina dengan skor 2-1 di Stadio Franchi dan pemain kebangsaan Kroasia tersebut mampu memberikan gol pembuka, dengan melalui tendangan voli yang lebih lemah memakai kaki kirinya.

“Banyak orang yang meragukan dirinya, beberapa sudah terbukti, Madzukic sosok pemain yang memiliki penguasaan teknik yang sangat bagus,” ujar Allegri kepada wartawan.

“Meski dia tidak tepat dalam mengoper bola dan mampu menghasilkan umpan yang sangat baik untuk Paul Pogba, seperti apa yang telah Mandzukic lakukan kepada Sami Khedira di laga sebelumnya.

“Paulo Dybala mengisyaratkan lewat mata karena dia begitu cepat dan cerdas, tapi Mandzukic terus mengikutinya dan memilih untuk menembakkan umpan yang diberikan.”

Mandzukic merupakan salah satu pemain yang terbilang berbahaya, sudah 10 gol yang dikumpulkannya di Serie A musim ini, yang dimana delapan diantaranya diperolehnya sebagai gol pembuka.

Dibandingkan kerika Juventus di bulan Oktober lalu dan penampilan terburuk yang dirasakan dalam liga akan selalu diingat oleh semua fans, yang kemudian menuntuk untuk bangkit yang mana telah membawa mereka sekarang sukses meraih gelar Scudetto yang kelima secara berturut-turut.

Jadi itulah alasan kenapa sang kapten Buffon mengakui bahwa musim ini adalah yang istimewa dari lima musim sejak menjuarai Serie A dari musim 2011-2012.

Selama bekerja keras timnya musim ini, kiper yang menjadi andalan tim itu mengatakan: “Kami telah melewati banyak rintangan untuk bisa mencapai pada puncak klasemen musim ini. Pada awal musim yang begitu sulit memberikan pelajaran kepada kami dan membantu kami mengembalikan semangat juang dalam beberapa bulan setelah itu.

“Kami mampu mencapai titik level yang lebih tinggi di klub ini selama bertahun-tahun untuk menghasilkan penghargaan dari sepakbola di Eropa yang telah kami capai. Kami akan terus bekerja keras untuk tampil jauh lebih baik dari sebelumnya.”

Allegri Berkata Juventus Tidak Pernah Tampil Buruk

Pelatih Juventus yaitu Massimiliano Allegri yang mengatakan jika Juventus tidak pernah bermain dengan buruk – “jika kita melihat kembali pada segala sesuatu yang dikatakan dan ditulis maka kita akan tertawa”.

Berkekuatan sepuluh mengambil hanya satu titik dari Serie A permainan mereka tiga, mereka kembali yang terburuk sejak tahun 1962, dan 12 pada tanggal 28 Oktober setelah kekalahan Sassuolo.

Namun, mempertahankan juara meraih kembali dalam penepaian, memenangkan 24 dari pertandingan mereka berikutnya 25, dan kekalahan Napoli hari ini secara resmi memberi mereka Scudetto untuk tahun kelima berturut-turut.

“Dua menit tidak akan cukup waktu untuk meringkas musim,” Allegri mengatakan kepada wartawan.

“Ini menakjubkan. Kami akan masih menghormati Liga, dan di atas semua mempersiapkan Coppa Italia final untuk melawan Milan.

“Memenangkan 24 dari 25 laga sulit, meskipun mungkin tim lain akan berbuat lebih baik dalam waktu enam tahun – mungkin itu yang bisa dilakukan Juventus lagi.

Guidolin Ungkapkan Leicester Tim Hebat

Guidolin-Ungkapkan-Leicester-Tim-Hebat

Guildolin Berkata Leiceter Tim Yang Berbahaya

Pelatih yang saat ini menangani Swansea City yaitu Francesco Guidolin dirinya mengatakan jika Leicester City memang pantas meraih gelar juara di musim ini.

Pernyataan yang di sampaikan pelatih kebangsaan Italia itu, karena di awal musim turnamen di mulai saat tim yang di tunggangi oleh Claudio Ranieri klub yang berjuluk The Foxes mampu bermain dengan konsisten dan selalu mendapatkan poin penuh di tiap pertandingan baik di kandang ataupun tandang.

Hal itu membuktikan ketika mereka harus bertandang dan berhasil mendapatkan poin setelah menahan imbang West Ham United dengan skor 2-2 dan saat menghadapi Swansea City di King Power mereka menang tanpa balas dengan skor 4-0.

Seperti yang sudah tercatat, Guidolin yang telah berusia 60 tahun merasa tim kejutan tersebut di musim ini layak menjuarai level tertinggi di Liga Inggris.

“Leicester Memang pantas untuk menang di Liga, mereka sudah bisa dikatakan sebagai tim yang sangat kuat,”

“Ini seperti sebuah mimpi bagi mereka dan saya sangat mengerti kenapa Ranieri sempat meneteskan air mata saat beberapa pekan lalu.

“Saya menyukai sosoknya sebagai pelatih.” ujar Francesco Guidolin kepada waratawan setempat.

Guidolin Berkeinginan Leicester Bisa Jadi Juara Liga Musim Ini

manajer Swansea yaitu Francesco Guidolin mengakui dia ingin Leicester untuk memenangkan gelar hanya beberapa hari sebelum menghadapi para pemimpin liga.

The Swans yang menghadapi tim asuhan Claudio Ranieri di Stadion King Power pada hari minggu dengan Leicester berharap untuk menjaga jarak mereka untuk memimpin lima poin atas Tottenham di peringkat kedua yang akan menghadapi West Brom pada hari Senin.

Galliani berharap rekan senegaranya dapat menjaga Leicester di papan klasemen dan berkata: ‘Saya berharap baginya bahwa Leicester dapat memenangkan gelar karena mereka layak untuk menang,’ kata Galliani. ‘ Mereka telah di tempat pertama selama beberapa minggu dan telah bermain sangat baik.

‘ Ini adalah mimpi untuk Leicester, tim dan Claudio – aku melihat air mata di matanya setelah pertandingan [permainan Sunderland].

‘ Emosi sangat penting dalam periode ini, minggu sangat penting. Dia memiliki banyak pengalaman dan taktis, dia baik.’

Swansea, sendiri, berada di bawah setengah dari meja dan 10 poin jelas zona drop mengikuti kekalahan 3-0 minggu ke Newcastle.

Masih tidak matematis aman, Galliani menegaskan orangnya harus terus bekerja keras untuk mengumpulkan cukup poin untuk mencapai keselamatan.

‘ Kita memiliki beberapa permainan yang sulit karena kami bermain tim yang memiliki target penting. Kita masih harus menghadapi Leicester, Liverpool, West Ham dan Manchester City – beberapa klub besar dengan banyak bermain untuk,’ katanya.

‘ Tapi kita harus bermain tanpa rasa takut, dengan keberanian kedua dan karakter. Minggu adalah pertandingan yang sangat penting bagi kita juga.

Herrera: De Gea Masih Betah di United

Herrera-De-Gea-Masih-Betah-di-United

Ander Herrera Menjelaskan De Gea Masih Ingin Bermain Dengan Manchester United

Pemain yang berposisi sebagai gelandang, Ander Herrera menjelaskan bahwa rekan senegaranya David De Gea masih ingin bermain dengan Manchester United di musim depan.

Kiper kebangsaan Spanyol itu nyaris bergabung dengan Real Madrid ketika musim panas lalu. Karena keterlambatan dokumen yang harus diberikan telah membuat gagal transfer. Akan tetapi, Herrera yakin kalau De Gea sudah bisa melupakan tim yang berjuluk Los Blancos itu, dan ingin terus bermain di Old Trafford.

“Menurut saya dia masih nyaman di Manchester United,” ujar pemain berusia 21 tahun kepada media.

“Anda juga melihat seperti itu. Jika dia merasa sudah tidak nyaman, maka dia tidak akan mungkin bermain sampai saat ini. Mudah buat saya untuk melihat dirinya sekarang.”

“Kami bisa nyaman dan yakin. karena keyakinan kami bahwa klub ini sangat fantastis, dan ketika kami berhasil meraih trofi kembali, maka kami akan mudah untuk bertahan dan mendatangkan pemain yang hebat.”

Meski saat ini Manchester United berada di peringkat ke lima klasemen Liga Inggris, tetapi De Gea masih merasa nyaman dan mungkin tim masih membutuhkan jasanya, yang dimana musim ini sang kiper sudah tercatat 30 kali bermain dan dia pun juga menjadi andalan pelatih Louis Van Gaal.

Herrera Berbicara De Gea Bisa Dikatakan Kiper Terbaik Dunia

Ander Herrera yang memberikan pujian kepada rekan setim negaranya di Manchester United, bahwa David De Gea bisa diilang sebagai salah satu kiper terbaik di dunia.

Kiper berusia 25 tahun tersebut berhasil menjadi pahlawan bagi tim ketika bermain di Piala FA kontra Everton pada akhir pekan kemarin. Dia juga juga berhasil masuk dalam kandidiat pemain terbaik di PFA Team Of The Year selama tiga tahun secara beruntun, dan Herrera terkesan dengan kemampuan yang di miliki oleh sang kiper.

“Apa yang sudah saya pkirkan? Saya tidak begitu banyak tau,” ungkap gelandang tim nasional Spanyol kepada media.

“Dia bisa dikatakan salah satu kiper terbaik di dunia. Di Inggris banyak yang mengetahui dirinya. tapi di belahan dunia lain mungkin ada hal yang sama, banyak klub yang mengakui jika mereka memiliki kiper sekelas dunia itu dibandingkan kami. Tetapi saya tidak berpikir seperti itu, ketika kami mampu meraih gelar dan trofi lagi, saya rasa dia akan lebih diakui oleh klub-klub dunia.”

Mungkin saat ini De Gea masih terkenal di Liga Inggris, mseki di beberapa klub musim ini kurang meliriknya, jika tim yang berjuluk Red Devils itu sudah menemukan permainan terbaiknya dan pelatih yang bisa mebuat timnya menjadi klop seperti di era Alex Ferguson pastinya banyak klub yang menginginkannya.

Zidane: James dan Varane Penting Bagi Madrid

Zidane-James-dan-Varane-Penting-Bagi-Madrid

James dan Varane Bagian Skuad Utama Real Madrid, Kata Zidane

Manajer yang pernah membela Real Madrid yaitu Zinedine Zidane, mengatakan bahwa dirinya tidak ada masalah antara dirinya dengan gelandang muda, James Rodriguez Dan menganggap jika dia merupakan salah satu pemain yang penting tim.

Sejak Madrid dilatih oleh Rafael Benitez yang telah digantikan oleh Zidane pada bulan Januari lalu, penampilan James menunjukkan peforma terbaiknya di era kepelatihan Benitez.

Pemain asal Kolombia itu di datangkan oleh Madrid dengan nilai yang cukup tinggu sekitar 75 juta Euro ini telah dikabarkan oleh pihak Madrid untuk menjualnya pada transfer musim panas ini.

“Saya sudah menjelaskan tidak punya masalah pada James. Menurut saya, dia adalah sosok pemain yang penting bagi skuad utama,” ujar Zidane.

“James memang penting. karena sudah terbukti, dia mampu mencetak gol ketika menghadapi Eibar dan Getafe. Ia cuma butuh sering tampil.”

“Meski saya seorang pelatih, maka saya harus memberikan keputusan.”

Selain James, Zidane berbicara mengenai pemain asal Perancis, Raphael Varane yang juga menampilkan permainan baiknya.

“Saya berpikir, Varane juga merupakan salah satu pemain yang berbakat,” tambahnya.

“Dia pun juga memberikan apa yang dia bisa lakukan dan mampu membuktikan bersama Madrid ataupun timnas Perancis.”

“Dia juga sebagai pemain bisa dikatakan luar biasa. Saya merasa senang dengan performa yang ditunjukkanya.”

Zidane Belum Bisa Memastikan Benzema Bermain Untuk Hadapi City

Beredar kabar sang pelatih, Zinedine Zidane yang belum bisa menentukan Karim Benzema membela timnya, Real Madrid yang akan berhadapan dengan Manchester City setelah dia dikeluarkan dari lapangan hijau ketika menghadapi Rayo Vallecano pada hari Sabtu kemarin.

Pemain berusia 28 tahun tersebut terpaksa harus ditandu keluar ketika babak pertama segera berakhir di Vallecas, dimana El Real mampu menunjukkan sebagai tim yang kuat yang mampu membalikkan keadaan yang dimana meraih kemenangan dengan perolehan 3-2, dan Zidane tidak bisa menjawab pertanyaan apapun terkait kondisi yang dialami bomber mereka jelang leg pertama babak semi-final di Liga Champions yang akan dijadwalkan pada hari Rabu mendatang.

“Kami terus menerus memantau perkembangan Benzema, akan tetapi dia tidak memiliki masalah cedera yang terbilang tidak terlalu serius. Saya berharap dia baik, tapi untuk sekarang kami akan segera melihat kondisinya ke Valdebebas dan melihat apa cedera yang di derita olehnya,” ujar Zidane pada media setempat.

“Saya mengharapkan bukanlah cedera dan dia akan bisa memperkuat tim kembali pada hari Rabu, tetapi kami tidak mengetahui dan tidak bisa memberikan jawaban yang begitu banyak.”

Setidaknya Zidane yang masih belum tahu kondisi punggawa andalan di lini depan, masih mempunyai harapan untuk memainkan Benzema di pertandingan yang begitu penting yaitu ajang Liga Champions.

Allegri Menolak Tawaran Dari Real Madrid

Allegri-Menolak-Tawaran-Dari-Real-Madrid

Allegri Tidak Ingin Melatih Real Madrid Musim Depan

Tentang kontrak baru yang telah diberikan pihak Juventus, Massimiliano Allegri menolak tawaran yang diberikan dari raksasa Spanyol, Real madrid, yang diaporkan media setempat.

Pelatih yang lahir di Livorno tersebut memang sering kali di beritakan dengan klub – klub besar Eropa, hal itu yang membuat dia bisa membawa Nyonya Tua untuk meraih gelar juara sangat penting.

Tim yang Berjuluk Los Blancos itu sendiri pun mengatakan telah memberikan tawaran kepada pelatih yang berusia 48 tahun tersebut yang diperkirakan satu bulan lalu, dan Allegri langsung menolak tawaran yang diberikan pada tim asal Spanyol itu.

Seperti yang diketahui bahwa Allegri memang menjaga komitmen untuk terus bersama Juventus, dimana masa kontraknya berakhir cukup lama hingga 2018 serta diberikan gaji sekitar 5 juta Euro per musimnya.

Pertemuan itu pun telah dilakukan dengan sang pelatih dan para petinggi klub lainnya, yang membahas strategi dan langkah yang menjadi suatu tujuan dalam jangka panjang bagi Juventus, terutama dari kriteria pemain.

Allegri Ingin membuat Juventus Tetap Utuh

Pelatih asal Italia yang berusia 48 tahun, Max Allegri telah berikan pujian untuk timnya Juventus setelah membungkam Lazio dan meminta kepada klub untuk membentuk tim yang mampu bermain di Liga Champions.

Bianconeri sukses menundukkan Lazio dengan perolehan akhir 3-0, dimana Paulo Dybala berhasil mencetak dua gol dan Mario Madzukic menyempurnakannya.

“Itu adalah sebuah pertandingan yang begitu penuh resiko, namun para pemain bisa menunjukkan penampilan Juventus yang sebenarnya,” ungkap Allegri kepada media.

“Kami ingin tim ini berada di level di mana mereka tidak membutuhkan sosok pelatih yang memberikan motivasi di setiap waktunya. Kami mungkin akan sedikit bersantai saat musim segera berakhir.

“Dybala bisa dikatakan sebagai pemain yang baik dan cerdas. Dia begitu menikmati permaianannya didalam lapangan sebagai trequartista, bekerjasama antar penyerang dengan barisan tengah. Dia mampu memberikan ide begitu gemilang pada apa yang telah dia lihat.”

Ungkapan yang telah di lontarkan sang juara Scudetto kelima kalinya secara berturut-turut dapat dilihat di akhir pekan nanti – jika Juventus mampu berikan kemenangan atas Fiorentina dan Napoli kalah dari Roma – pastinya mereka akan bergeser menuju musim depan.

“Kami harus melakukan perbincangan pada para pemain, karena ini adalah bagian tim yang terbilang cukup muda dan kami ingin bermain dengan baik di Liga Champion. Tesringkirnya kami saat ini sangat sulit untuk bisa diterima berbagai pihak,” tambahnya.

“Kami mampu membuktikan atas penampilan terbaik yang sangat membanggakan di Serie A yang seblumnya di awal musim yang terbilang buruk, tetapi kami tidak ingin menyerah dan menujukkan permainan yang jauh lebih baik.”

Fiorentina Bakal Dapatkan Kiper PSG ?

Fiorentina-Bakal-Dapatkan-Kiper-PSG

Fiorentina Berhasil Memimpin Dalam Perebutan Salvatore Sirigu

Menurut laporan setempat bahwa Fiorentina tengah memimpin dalam perebutan kiper yang membela Paris Saint Germain, Salvatore Sirigu.

Kiper kebangsaan Italia tersebut dalam kondisi yang sulit  bersama PSG yang dikarenakan kurangnya diberikan kesempatan waktu untu tampil di Parc des Princes.

Sehingga turut kemungkinan kuat menjadi penyebab utama Sirigu akan pergi dari skuad yang di tangani oleh pelatih, Laurent Blanc.

Memanfaatkan keadaan yang tengah dilanda Sirigu, membuat Viola bertindak cepat untuk memberikan jalan keluar baginya agar bermain ke Stadio Artemio Franchi.

Diduga kuat Petinggi Fiorentina yang berkeinginan penjaga gawang Ciprian Tatarusanu karena kurang menunjukkan permainan terbaiknya dan akan menggantikan posisi dengan Sirigu.

Salvatore sendiri juga sebagai penjaga gawang tim nasional Italia, dimana hal itu semakin membuat Fiorentina yakin jika dia bisa mengikuti kompetisi di sepak bola Italia, Serie A.

Di musim ini, Salvatore Sirigu hanya bermain sebanyak tiga kali bersama tim raksasa Perancis, Paris Saint Germain. Yang masih belum di percaya oleh sang pelatih Laurent blanc untuk diberikannya tampil bermain.

Jawara raksasa perancis, Paris Saint Germain yang saat ini menjadi pepemimpin klasemen Ligue 1, berhasil mengumpulkan 86 poin dari total pertandingan 34 laga, dimana tim asuhan Laurent Blanc tersebut menang sebanyak 27 kali, imbang lima kali, dan mendapatkan kekalahan hanya dua kali.

Demi Fiorentina, Sirigu Siap Hengkang Dari PSG ?

Penjaga gawang kedua Paris Saint Germain, Salvatore Sirigu terdengar kabar bakal pergi dari tim asal perancis itu dan turut kemungkinan besar akan bermain bersama Fiorentina pada musim depan nanti.

Kiper berusia 29 tahun asal Italia itu telah kalah saing dengan Kevin Trapp di posisi penjaga gawang di Parc des Princes, dimana tempatnya sering diisi oleh Trapp yang dipercaya oleh sang pelatih, Laurent Blanc.

Dari beberapa banyak pengamat diduga, kepindahan Sirigu untuk bermain bersama tim yang berjulukkan Viola itu, diapstikan dia akan memiliki banyak waktu untuk tampil dan yang terlebih konsisten.

Klub asal Italia, Fiorentina sendiri pun juga sedang mencari pengganti posisi penjaga gawangnya, Ciprian Tatarusanu, jika tim yang ditangani oleh Paulo Sousa berhasil menjualnya ke Premier League di bursa transfer musim panas ini.

Jelas sosok Sirigu saat ini telah menjadi berita tang sedang panas pada pihak manajemen Fiorentina, dimana mereka pun sebenarnya berkeinginan penjaga gawang tim nasional Italia agar bermain di Stadio Artemio Franchi dalam waktu dekat ini.

Fiornetina yang musim ini di tukangi oleh Paulo Sousa, timnya telah menduduki posisi lima dari klasemen, yang telah mencatatkan di papan Seri A dari 34 kali pertandingan yang di jalaninya dan berhasil mengumpulkan 59 poin, dimana hanya selisih dua poin dari Inter Milan yang berada di posisi ke empat.

 

PSG Jegal Usaha United Dapatkan Mourinho

Paris Saint-Germain sebut nama Jose Mourinho sebagai favorit untuk mengisi posisi sebagai manajer klub asal Paris tersebut.

jose-mourinho

Fans United Khawatir PSG Rebut Mourinho

Paris Saint-Germain telah menyelak usaha Manchester United dalam perburuan untuk merekrut Jose Mourinho sebagai manajer berikutnya setelah mereka melakukan pendekatan resmi kepada agennya.

Sky Sports News melaporkan pada Selasa bahwa ketua PSG, Nasser Al-Khelaifi telah menghubungi agen Jose Mourinho, Jorge Mendes, untuk membahas masalah Mou yang diharapkan bisa menggantikan Laurent Blanc sebagai manajer PSG menyusul hasil buruk tersingkirnya PSG dari Liga Champions di tangan Manchester City.

Media kerap mengabarkan bahwa fans United khawatir klub kesayangan mereka bisa kehilangan kesempatan untuk datangkan manajer asal Portugal tersebut, menyusul ketegangan antara pendukung dan detik-detik pemecatan Louis van Gaal sehubungan atas hasil buruk yang diperoleh United musim ini.

Lolosnya United ke semifinal Piala FA boleh jadi sedikit meredam kritik terhadap Van Gaal, tapi keraguan tetap apakah ia akan berada di ruang ganti United datang musim depan, dan dengan Mourinho yang saat ini sedang tak melatih klub manapun, tampaknya semakin meyakinkan bahwa pria Portugis tersebut akan mengambil alih kursi Van Gaal di musim panas.

Tapi semua rencana tersebut seakan berubah secara dramatis saat ini, setelah berita pendekatan PSG mencuat, dan bahkan kini juara Liga Prancis tersebut difavoritkan menjadi tempat berlabuh mantan manajer Chelsea tersebut.

Mourinho Masih Tunggu Kepastian Nasib Van Gaal

Memenangkan gelar liga dengan tim yang memiliki kekayaan sekelas PSG sepertinya tidak lagi cukup untuk memenuhi hasrat pemilik klub asal Paris yang ambisius tersebut, dan kurangnya kemajuan di kompetisi Eropa dikatakan menjadi alasan di balik pendekatan mereka untuk Mourinho.

Pelatih berusia 53 tahun tersebut masih menahan keputusannya dalam rangka untuk mencoba dan memastikan apakah United akan memecat Van Gaal musim panas ini, akan tetapi di PSG ia bisa memiliki kesempatan untuk kembali menjalin hubungan baik dengan manajemen PSG.

Mourinho telah menolak PSG dua kali di masa lalu, tetapi meskipun Blanc masih memiliki dua tahun tersisa dalam kontraknya, tampaknya kegagalan Blanc baru-baru ini di kompetisi Eropa bisa mengakhiri karir kepelatihannya di Parc des Princes.

United memang belum membuat tawaran resmi untuk Mourinho untuk menggantikan Van Gaal dan akan melihat bagaimana kondisi United di sisa musim ini  sebelum memutuskan apakah akan menggantikannya atau tidak, sehubungan pelatih asal Belanda terebut masih memiliki satu tahun sisa kontrak.

United eksekutif wakil ketua, Ed Woodward, menunjukkan sikap untuk tetap mempertahankan Van Gaal terlepas dari penampilan buruk United musim ini demi menunjukan sikap persatuan dengan sang manajer. Tapi kegagalan untuk finis di empat besar musim ini kemungkinan akan menjadi akhir masa pemerintahan Van Gaal di United.

Apakah United atau PSG yang akan menjadi pelabuhan selanjutnya Jose Mourinho?

Manchester United Bakal Rugi Besar

Manchester-United-Bakal-Rugi-Besar

TIdak Main Di Liga Champions Manchester United Akan Mengalami Kerugian

Kabar terdengar dari media setempat yang telah memberitakan kalau pihak klub, Manchester United gagal mendapatkan tiket untuk bermain di Liga Champions di pastikan tim asuhan Louis Van Gaal akan mengalami kerugian.

Di dalam kerugian itu terjadi yang di sebabkan perjanjian kepada pihak klub dengan Adidas yang telah menjadi sponsor, yang jika tim yang berjuluk Red Devils tidak mampu bermain di Liga Champions selama dua kali secara beruntun akan berdampak penurunan bonus yang merka dapat.

Hal tersebut membuat pihak Manajemen klub pun harus memutar otak mengenai keadaan tim saat ini, Louis Van Gaal yang mejadi pelatih bagi tim raksasa itu terus dihantui rasa keterpurukan tim asuhannya dan pihak mereka pun akan terus memantau perkembangan skuad pelatih asal negeri kincir tersebut.

Saat ini kondisi pria berusia 64 tahun itu pun berada di zona yang tidak aman yang dikarenakan mereka masih sulit untuk mengantongi tiket Liga Champions di musim depan.

Untuk Raih Tiket Liga Champions Manchester United Harus Menang Disisa Pertandingan

Keinginan pria kebangsaan Belanda, Louis Van Gaal selaku Pelatih Manchester United kepada timnya yang harus finis di peringkat empat besar turnamen Liga Inggris demi bermain di Liga Champions pada musim depan kembali hidup. Setelah mereka sukses raih kemenangan 1-0 atas Aston Villa yang berlangsung di Old Trafford.

Seperti yang diketahui, bahwa tim yang berjuluk Red Devils saat ini masih menduduki peringkat ke lima klasemen sementara yang telah dikumpulkannya sebanyak 56 poin. Mereka hanya selisih empat poin dari rival abadinya Manchester City dan Arsenal yang berada di posisi ketiga dan keempat yang tersisa lima pertandingan.

“Target utama kami adalah dapat bermain di Liga Champions pada musim depan dan kami harus menyapu bersih di laga yang tersisa ,” ungkap Juan Mata pada media setempat.

Di hari Kamis dini hari nanti, Manchester United untuk menjamu menghadapi klub Crystal Palace. Kemenangan atas Aston Villa membuat Mata dan rekan setimnya semakin membuat semangat timnya untuk mengejar poin yang klimaks.

“Kami bertanding di Old Trafford sebagai tempat yang ditakuti oleh tim lawan dan kami ingin menunjukkan permainan terbaik di depan fans. Kami sedang berada dalam kondisi yang baik untuk bermain di dua laga ke depan setelah meraih kemenangan atas Aston Villa,” tambah gelandang serang Manchester United tersebut pada media.

Manchester United saat iini masih memiliki peluang sampai akhir musim ini dengan sebuah gelar juara. Yang bertujuan, mereka harus lolos ke semifinal Piala FA dan dialnjutkan untuk melawan Everton pada akhir pekan mendatang.